Tepatnya 1
juli 2014, merupakan awal saya memulai hari di pesantren, tepatnya pesantren
biru ranah damai ini. Ketika saya masuk dalam sebuah lingkungan yang sulit
dipahami namun bisa di mengerti. Sekejap
bisa terfikir, sekejap bisa ku bayangkan dan kurasakan ada yang aneh
namun nyata dalam kehidupan. Yang tadinya saya disebut hanya sebagai siswi saja
namun sekarang saya bisa di namakan
dengan sebutan santri, mungkin menurut yang lain hal ini sudah tak mengherankan
namun bagiku ini semua hal yang asing. Pengenalan merupakan tahap awal
dari sebuah pertemuan, baik pengenalan dengan teman, karakter teman yang lainya
maupun juga dengan peraturan yang ada di pesantren Darussalam ini. Pendekatan
sebuah tahap selanjutnya yang saya harus jalani ketika pergaulanlah yang
mendorong kepada pendekatan tersebut.
